Ads Top

Bachtiar Nasir Ikrar NKRI Harga Mati dan Pancasila Sebagai Ideologi Negara

Beredar video yang disebut berlangsung 1 jam setelah selesainya acara tabligh akbar di masjid Al-Muhajirin IKMS, Monang-Maning Denpasar dengan penceramah Bachtiar Nasir. Dalam video tersebut Bachtiar Nasir memimpin ikrar Pancasila sebagai ideologi negara Indonesia. Selama ini Bachtiar Nasir disebut-sebut sebagai salah satu tokoh yang gencar menyuarakan ideologi khilafah yang bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945.

Di dalam ceramahnya, Bachtiar Nasir mengajak umat Islam di Bali khususnya, untuk ikut menjaga perdamaian, menjaga rasa persaudaraan, menjaga saudara-saudara di luar muslim, seperti saudara-saudara Hindu dan agama-agama lainnya.

Bahkan saat acara selesai, Bachtiar Nasir diajak oleh salah satu tokoh NU, yang juga ketua Patriot Garda Nusantara (PGN), Gus Yadi untuk mengikrarkan Pancasila sebagai ideologi negara dan UUD 45 sebagai pedoman bernegara Indonesia.

Dengan suara jelas dan tegas Bachtiar Nasir mengikrarkan di depan banyak umat bahwa Pancasila sebagai ideologi negara dan sebagai pedomannya adalah UUD 45. Ikrar ini diyakini bisa menjadi titik balik keutuhan bangsa khususnya di antara umat Islam yang terpecah karena adanya isu-isu khilafah tersebut. Bachtiar Nasir juga menegaskan bahwa dirinya juga di bawah bendera NKRI dan menyatakan dengan tegas pula bahwa NKRI Harga Mati.

"….Siap bersatu, bersaudara mengamankan Bali, NKRI Harga Mati, Pancasila ideologi negara, Undang-undang Dasar 1945 adalah Undang-undang negara kita, Kita hidup di bawah Bhinneka Tunggal Ika. Allahu Akbar!" demikian ikrar setia yang dipimpin Bachtiar Nasir.


Di acara tabligh akbar ini juga dihadiri oleh tokoh-tokoh di Bali, seperti Ngurah Harta sebagai salah satu sesepuh Bali, Gus Yadi ketua PGN, Eddy Suprayitno sebagai ketua Perkasa Muhammadiyah, tampak juga pengurus Forum Peduli NKRI, Bima Prasetya dan Moh Rifki Irwan. Dan juga acara ini dijaga oleh para pecalang, juga pihak kepolisian. Dan sampai Bachtiar Nasir pergi meninggalkan tempat acara, semua berlangsung aman dan damai. (vb/duta.co)

No comments:

Powered by Blogger.